Text
BIMBINGAN KONSELING
Buku yang berjudul “Bimbingan Konseling” semoga dapat meningkatkan mutu proses perkulihan dengan adanya ketersediaan bahan ajar, begitu juga dengan bahan bacaan dan referensi bagi para guru di sekolah dan madrasah begitu juga di lingkungan masyarakat secara umum.
Salah satu yang dibahas dalam buku ini adalah tentang layanan bimbingan konseling hubungan sosial atau disebut juga bimbingan kelompok dan konseling individul dan kelompok. Sebagaimana diketahui manusia adalah makhluk sosial dan apabila tidak memiliki keterampilan hubungan sosial dengan baik dapat mendorong ke arah suatu kehidupan yang penuh dengan kesepian dan tekanan.
Seseorang yang memiliki keterampilan hubungan sosial dapat membantu orang menjadi menarik, mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, kemajuan karir dan membangun hubungan dengan orang lain secara efektif. Keterampilan hubungan sosial akan memperkuat perilaku yang proaktif dalam masyarakat, proforsional dan produktif, dapat memecahkan masalah dengan orang lain, hidup bertanggung jawab dan disiplin, memupuk perilaku berwawasan masyarakat, kebangsaan dan global.
Bahwa kita tidak dapat menjalin hubungan sendiri, kita selalu menjalin hubungan dengan orang lain, mencoba untuk mengenali dan memahami kebutuhan satu sama lain, membentuk interaksi, serta berusaha mempertahankan interaksi tersebut. Kita melakukan hubungan interpersonal ketika mencoba untuk berinteraksi dengan orang lain, hubungan ini terdiri atas dua orang atau lebih, yang memiliki ketergantungan satu sama lain dan menggunakan pola interaksi yang konsisten.
Kita cenderung ingin berinteraksi dengan orang lain, namun di lain waktu, terkadang kita juga tidak ingin berinteraksi atau ingin sendirian. Kebutuhan berinteraksi adalah satu keadaan di mana seseorang berusaha untuk mempertahankan suatu hubungan, bergabung dalam kelompok, berpartisipasi dalam kegiatan, menikmati aktivitas bersama keluarga atau teman, menunjukkan perilaku saling bekerja sama, saling mendukung, dan konformitas. Seseorang yang memiliki kebutuhan untuk berinteraksi, berusaha mencari kepuasaan terhadap kebutuhan ini, agar disukai, diterima oleh orang lain, serta mereka cenderung untuk memilih bekerja bersama orang yang mementingkan keharmonisan dan kekompakan kelompok.
Perkembangan sosial merupakan pencapaiaan kematangan dalam hubungan sosial. Dapat diartikan sebagai proses belajar untuk menyesuaikan diri terhadap norma-norma kelompok, moral dan tradisi, meleburkan diri menjadi satu kesatuan dan saling berkomunikasi dan bekerja sama untuk berkembangan. Melalui pergaulan atau hubungan sosial, baik dengan orang tua, anggota keluarga, orang dewasa lainnya maupun teman bermainnya anak mulai mengembangkan bentuk-bentuk tingkah laku sosial. Pada masa remaja perkembangan adalah kemampuan untuk memahami orang lain sebagai individu. Remaja memahami orang lain sebagai individu yang unik, baik yang menyangkut sifat-sifat pribadi, minat nilai-nilai maupun perasaannya. Pemahaman ini mendorong remaja untuk menjalin hubungan sosial yang lebih akrab dengan mereka (teman sebaya). Lebih lanjut dan menarik akan dibahas dalam buku ini.
Semoga Buku ini dapat menjadi sumber informasi dan inovasi bagi seluruh akademisi, para guru di madrasah dan sekolah serta masyarakat secara umum kemudian untuk dikembang lagi dalam penelitian dan diterapkan. Selamat Membaca.
Availability
No copy data
Detail Information
- Series Title
-
BK
- Call Number
-
BK
- Publisher
-
Pustaka Maarif Press :
Jambi Indonesia.,
2017
- Collation
-
189
- Language
-
Indonesia
- ISBN/ISSN
-
978-602-50299-1-2
- Classification
-
BK
- Content Type
-
text
- Media Type
-
other
- Carrier Type
-
-
- Edition
-
tidak ada
- Subject(s)
-
- Specific Detail Info
-
Bimbingan Konseling dalam Era Globalisasi ini mendapatkan perkembangan yang sangat meningkatkan dikarenakan kebutuhan sekolah atau madrasah serta masyarakat. Dalam bimbingan konseling terdapat berbagai macam layanan bimbingan konseling yang digunakan konselor sebagai instrumen untuk memberikan pelayanan terhadap para konseli tentang berbagai macam masalah yang dihadapi konseli.
Layanan bimbingan dan konseling merupakan satu kesatuan yang terpadu yang tidak dapat dipisahkan dari seluruh kegiatan pendidikan dan mencakup seluruh tujuan dan fungsi tujuan bimbingan dan konseling. Berkaitan dengan hal tersebut, upaya layanan bimbingan dan konseling hendaknya memungkinkan peserta didik mengenal dan menerima dirinya, mengenal dan menerima lingkungannya secara positif dan dinamis, serta mampu mengambil keputusan, mengarahkan dan mewujudkan diri secara efektif dan produktif sesuai dengan peranan yang di inginkan di masa depan, oleh karena itu keberadaan layanan bimbingan dan konseling sangat penting dan sangat dibutuhkan dalam sebuah lembaga pendidikan. Berdasarkan Pasal 27 Peraturan Pemerintah No 29 tahun 1990, bahwa bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada siswa dalam rangkan menemukan pribadi, mengenal lingkungan, dan merencanakan masa depan.
Layanan bimbingan dan konseling merupakan salah satu proses bantuan terhadap siswa untuk mencapai pemahaman diri dan pengarahan diri yang dibutuhkan untuk melakukan penyesuaian diri secara maksimum kepada sekolah, keluarga, serta masyarakat. Hal ini secara khusus bertujuan agar peserta didik, dapat: (1) mengembangkan seluruh potensinya seoptimal mungkin; (2) mengatasi kesulitan dalam memahami dirinya sendiri; (3) mengatasi kesulitan dalam memahami lingkungannya, yang meliputi lingkungan sekolah, keluarga, pekerjaan, sosial-ekonomi, dan kebudayaan; (4) mengatasi kesulitan dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalahnya; (5) mengatasi kesulitan dalam menyalurkan kemampuan, minat, dan bakatnya dalam bidang pendidikan dan pekerjaan; (6) memperoleh bantuan secara tepat dari pihak-pihak di luar sekolah untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang tidak dapat dipecahkan di sekolah tersebut. Bimbingan dan konseling menempati keempat bidang layanan bimbingan dan konseling, yaitu Bidang Pribadi, Sosial, belajar dan karir. Lebih lanjut akan dibahas dalam buku ini.
- Statement of Responsibility
-
Buku Bimbingan Konseling
Other version/related
No other version available
File Attachment
Buku yang berjudul “Bimbingan Konseling” semoga dapat meningkatkan mutu proses perkulihan dengan adanya ketersediaan bahan ajar, begitu juga dengan bahan bacaan dan referensi bagi para guru di sekolah dan madrasah begitu juga di lingkungan masyarakat secara umum.
Salah satu yang dibahas dalam buku ini adalah tentang layanan bimbingan konseling hubungan sosial atau disebut juga bimbingan kelompok dan konseling individul dan kelompok. Sebagaimana diketahui manusia adalah makhluk sosial dan apabila tidak memiliki keterampilan hubungan sosial dengan baik dapat mendorong ke arah suatu kehidupan yang penuh dengan kesepian dan tekanan.
Seseorang yang memiliki keterampilan hubungan sosial dapat membantu orang menjadi menarik, mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, kemajuan karir dan membangun hubungan dengan orang lain secara efektif. Keterampilan hubungan sosial akan memperkuat perilaku yang proaktif dalam masyarakat, proforsional dan produktif, dapat memecahkan masalah dengan orang lain, hidup bertanggung jawab dan disiplin, memupuk perilaku berwawasan masyarakat, kebangsaan dan global.
Bahwa kita tidak dapat menjalin hubungan sendiri, kita selalu menjalin hubungan dengan orang lain, mencoba untuk mengenali dan memahami kebutuhan satu sama lain, membentuk interaksi, serta berusaha mempertahankan interaksi tersebut. Kita melakukan hubungan interpersonal ketika mencoba untuk berinteraksi dengan orang lain, hubungan ini terdiri atas dua orang atau lebih, yang memiliki ketergantungan satu sama lain dan menggunakan pola interaksi yang konsisten.
Kita cenderung ingin berinteraksi dengan orang lain, namun di lain waktu, terkadang kita juga tidak ingin berinteraksi atau ingin sendirian. Kebutuhan berinteraksi adalah satu keadaan di mana seseorang berusaha untuk mempertahankan suatu hubungan, bergabung dalam kelompok, berpartisipasi dalam kegiatan, menikmati aktivitas bersama keluarga atau teman, menunjukkan perilaku saling bekerja sama, saling mendukung, dan konformitas. Seseorang yang memiliki kebutuhan untuk berinteraksi, berusaha mencari kepuasaan terhadap kebutuhan ini, agar disukai, diterima oleh orang lain, serta mereka cenderung untuk memilih bekerja bersama orang yang mementingkan keharmonisan dan kekompakan kelompok.
Perkembangan sosial merupakan pencapaiaan kematangan dalam hubungan sosial. Dapat diartikan sebagai proses belajar untuk menyesuaikan diri terhadap norma-norma kelompok, moral dan tradisi, meleburkan diri menjadi satu kesatuan dan saling berkomunikasi dan bekerja sama untuk berkembangan. Melalui pergaulan atau hubungan sosial, baik dengan orang tua, anggota keluarga, orang dewasa lainnya maupun teman bermainnya anak mulai mengembangkan bentuk-bentuk tingkah laku sosial. Pada masa remaja perkembangan adalah kemampuan untuk memahami orang lain sebagai individu. Remaja memahami orang lain sebagai individu yang unik, baik yang menyangkut sifat-sifat pribadi, minat nilai-nilai maupun perasaannya. Pemahaman ini mendorong remaja untuk menjalin hubungan sosial yang lebih akrab dengan mereka (teman sebaya). Lebih lanjut dan menarik akan dibahas dalam buku ini.
Semoga Buku ini dapat menjadi sumber informasi dan inovasi bagi seluruh akademisi, para guru di madrasah dan sekolah serta masyarakat secara umum kemudian untuk dikembang lagi dalam penelitian dan diterapkan. Selamat Membaca.
Comments
You must be logged in to post a comment